Perhatikan Kondisi Anak Untuk Berpuasa

8 Jul

Di bulan suci Ramadhan, banyak sekali kegiatan ibadah yang tentunya banyak menguras tenaga anak. Apalagi jika anak masih hams masuk sekolah, mengikuti les atau kursus, dan malamnya mereka masih bersemangat untuk sholat tarawih, belajar membaca Al-Qur’an, sahur dan Iain-Iain. Tetap aktif dan energik memang bagus selama bulan puasa, tapi kita harus sering mengingatkan anak untuk beristirahat. Sebagai orang tua, hendaknya kita mengatur jadwal tidur anak, karena mereka masih dalam usia pertumbuhan yang membutuhkan banyak istirahat. Jangan sampai terjadi gangguan keseimbangan fisiologis dalam tubuh anak, yang berakibat pada menurunnya kekebalan tubuh sehingga anak menjadi mudah sakit. Jangan memarahi anak jika mereka mengutarakan keinginan untuk berbuka sebelum waktunya. Jika memang anak merasa sudah tidak kuat melanjutkan puasanya, berikan izin sambil dinasehati untuk tetap menghormati orang . yang berpuasa, dan terus motivasi anak untuk berlatih puasa.

 BIASAKAN MENYANTAP MAKANAN BERGIZI

 Kita harus memperhatikan asupan gizi anak, karena dengan berkurangnya jadwal makan (dari 3 kali menjadi 2 kali sehari), ada kemungkinan terjadi penurunan jumlah makanan yang dikonsumsi anak. Secara umum, prinsip pemilihan makanan dengan jumlah yang cukup dan gizi seimbang harus diutamakan. Peran ibu sangat penting dalam menyediakan menu sahur dan berbuka. Biasakan untuk selalu melengkapi menu makanan keluarga dengan sayur dan buah. Kurangi makanan yang menggunakan bahan pengawet, pewarna, dan penyedap rasa seperti vetsin/MSG (monosodium glutamat). Jika perlu, bisa ditambahkan suplemen khusus untuk anak sebagai pelengkap kebutuhan mineral dan vitaminnya.

Baca juga : Kekhususan dan keistimewaan bulan Ramadhan

Advertisements

Hindari Minum Kopi Dicampur Alkohol

4 Jul

MINUM kopi sudah menjadi tradisi dan kebiasaan sebagian masyarakat kita. Namun,  tahukah Anda bahwa mengkonsumsi kopi secara berlebihan bisa menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan.   Akan tetapi, meski demikian belum ada larangan khusus  untuk tidak minum kopi kepada setiap orang.  Berikut ada tujuh tips sehat minum kopi yang  patut Anda perhatikan.
1. Coffee Mix
Tahukah  Anda,  bahwa meminum campuran kopi dengan alkohol kurang baik terhadap kesehatan diri Anda. Terutama bagi orang yang memiliki gejala gangguan hati. Selain itu, campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih. Bagi yang sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya menghindari minum kopi karena caffeine dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Atau sebaiknya  konsultasikan ke dokter.
Hal yang paling penting diwaspadai adalah sekitar 5 milligram kalsium dalam tubuh Anda akan hilang manakala setiap 6 ons kopi masuk dalam tubuh Anda.  Namun kehilangan kalsium ini dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Sejauh ini, banyak yang beranggapan teman terbaik kopi adalah rokok. Eits, jangan salah. Seorang peminum kopi sejati tidak merokok! Justru, rokok dapat mengurangi nikmatnya ngopi.
2. Kenali Kandungan Caffeine
Setelah mengetahui dosis dan respon tubuh, ada baiknya kita mengetahui kandungan caffeine dalam produk-produk yang sering kita konsumsi. Agar jangan sampai dosis kopi yang dianjurkan sudah tercapai, namun kita masih mengkonsumsi produk-produk lain yang mengandung caffeine sehingga merasakan efek buruk kopi. Beberapa produk lain yang perlu diperhatikan kandungan caffeine seperti : softdrink, permen kopi, teh, coklat, obat sakit kepala.
Cara pengolahan (roasting dan brewing) juga berpengaruh terhadap kandungan caffeine dalam kopi. Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, secangkir kopi di Starbucks mengandung rata-rata 259 mg caffeine dibandingkan dengan kopi dengan jenis dan ukuran cangkir yang sama di Dunkin Donuts yang hanya mengandung 149 mg caffeine.
Dari penelitian lain, kopi decaf (kopi tanpa caffeine) baik untuk mereka yang mengalami obesitas karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) sekitar 50%. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas justru dapat menurunkan kolesterol HDL ini yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.
3. Waspadai Dosis Kopi
Memang belum ada ukuran yang pasti untuk dosis kopi yang boleh dikonsumsi orang. Namun kebanyakan penelitian mengungkapkan bahwa minum 300 mg caffeine (sekitar 1 sampai 3 cangkir kopi sehari) tidak memberikan efek negative pada kebanyakan orang sehat.

4. Kenali Sinyal Bahaya Kopi
Ketika mereguk kopi memang terasa nikmat. Tetapi sering kali diikuti dengan sejuta rasa bersalah. Untuk itu, kenali sinyal bahaya kopi sehingga kita tahu kapan harus berhenti minum kopi. Sinyal bahaya itu antara lain: gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur dan gangguan mood (misl: cepat marah). Seorang peminum kopi yang menghentikan kebiasaan minum kopinya dapat mengalami “caffeine withdrawal” yang ditandai oleh sakit kepala berdenyut. Tetapi gejala ini akan hilang setelah 24 hingga 48 jam atau mendapat caffeine dosis baru.

5. Dengarkan Respon Tubuh
Setiap orang memiliki batasan sendiri mengenai konsumsi caffeine. Kebanyakan orang dapat mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari tanpa masalah. Namun ada pula yang mengalami efek buruknya dengan jumlah konsumsi kopi yang sama. Ada yang bercerita setelah minum secangkir kopi menjadi tak dapat tidur sepanjang malam, sebaliknya ada yang tertidur pulas setelah minum kopi. So, cara terbaik adalah dengarkan respon tubuh sendiri!
6. Kelompok Anti-Kopi
Kelompok berikut disarankan untuk menghindari kopi: wanita hamil, anak-anak, orang tua, orang dengan penyakit jantung dan orang memiliki perubahan tekanan pembuluh darah (mis: hipertensi). Nah, kalau sudah termasuk kelompok ini, lupakan kopi!

7. Check Up
Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan, dalam hal ini adalah ukuran tekanan darah. Semakin dini hipertensi diketahui, akan semakin baik untuk penatalaksanaan selanjutnya. JNC VII mengklasifikasikan hipertensi sebagai berikut :
Klasifikasi    Sistolik (mmHg)        Diastolik (mmHg)
Normal    < 120    Dan    <80
Pre Hipertensi    120-139    Atau    80-89
Hipertensi stage 1    140-159    Atau    90-99
Hipertensi stage 2    > 160    Atau    > 100

Baca juga : Syarat makanan disebut makanan sehat

Identifikasi Jamur Pada Dendeng Daging Sapi Giling

25 May

Dendeng merupakan  hasil olahan dari daging yang banyak disukai oleh konsumen dengan harga yang jauh lebih murah dari pada harga daging sapi segar. Pasar Ciroyom Bandung  merupakan pasar yang  menjual dendeng daging sapi giling, dengan cara penjualan diletakkan  pada keranjang plastic pada suhu ruang. Dendeng daging sapi giling terbuat dari daging sapi sisa yang tidak laku dijual. Daging yang digunakan ternyata tidak seluruhnya daging sapi tetapi dicampur dengan  potongan daging ayam sisa yang diperoleh dari  pedagang daging ayam di pasar Ciroyom.

Purnomo (1997) menyatakan bahwa dendeng  yang di jual di pasar, mempunyai kandungan air antara  9,9 – 35,5%, kadar gula 20-52%, kadar garam 0,4 – 15,5% dan aktifitas air 0,40 – 0,50.  Pada umumnya dendeng dikemas dalam kemasan kantong plastik dengan berat 250 gram atau 500 gram. Dendeng daging sapi giling mempunyai kadar air yang tinggi  merupakan hasil produksi industri rumah dengan kondisi sanitasi dan hygiene yang kurang baik, menyebabkan dendeng daging sapi giling  mempunyai daya tahan hanya beberapa hari, ditandai dengan  adanya pertumbuhan jamur.

SNI 01-2908-1992 menetapkan tentang Syarat Mutu Dendeng  Daging Sapi, bahwa kapang tidak boleh tampak pada produk.  Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif bertujuan untuk melakukan isolasi dan identifikasi jamur  yang tumbuh  pada dendeng daging sapi giling sebagai bagian dari keamanan pangan  hasil ternak.

BAHAN DAN METODE PENELITIAN
Bahan yang dipergunakan untuk penelitian adalah dendeng daging sapi giling  terdiri dari tiga merk  yang dijual oleh empat pedagang di Pasar Ciroyom Bandung. Pengamatan jamur dilakukan pada hari ke 1 dan hari ke 6.     Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi terhadap tiga merk dendeng daging sapi giling  yang dijual oleh 4 pedagang di Pasar Ciroyom Bandung dengan ulangan 4 kali.  Isolasi jamur menggunakan media Potatoes Dekstrose Agar (PDA) dengan teknik pengenceran, identifikasi  jamur  menggunakan slide culture (Indrawati, dkk. 1999).

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Hasil Isolasi dan Identifikasi Jamur Pada Dendeng Sapi Giling Pada Hari ke 1

Hasil isolasi dan identifikasi jamur yang  tumbuh pada dendeng sapi giling hari

ke 1 di pasar Ciroyom Bandung tercantum pada Tabel 1.

Tabel 1. Hasil Identifikasi Jamur Hari ke 1

Pedagang

Merk

1                                    2                                  3

A

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Rhizopus sp

 

B

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

C

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

 

D

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

 

Jamur yang tumbuh pada hari ke 1, belum terlihat secara makroskopis tetapi secara mikroskopis telah  tumbuh pada  dendeng sapi giling.  Jamu yang tumbuh yaitu Rhizopus sp, Aspergillus niger, Mucor sp dan Penicillium sp.

 

 

2. Hasil Identifikasi Jamur Pada Dendeng Sapi Giling Pada Hari ke  6

Hasil isolasi dan identifikasi jamur yang  tumbuh pada dendeng sapi giling hari

ke 6 di pasar Ciroyom Bandung tercantum pada Tabel 2. Jamur   pada dendeng daging sapi giling di hari ke 6 sudah terlihat secara makroskopis dan mikroskopis. Rhizopus sp adalah jamur  yang terlihat  secara makroskopis  sedangkan Aspergillus niger, Mucor sp dan Penicillium sp tidak terlihat secara makroskopis  namun terlihat secara mikroskopis.

 

Tabel 2. Hasil Identifikasi Jamur Hari ke 6

Pedagang

Merk

1                                    2                                  3

A

-Rhizopus sp

-Penicillium sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Rhizopus sp

-Mucor sp

-Aspergillus niger

 

-Penicillium sp

-Rhizopus sp

 

B

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

C

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

 

-Rhizopus sp

 

D

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Penicillium sp

-Rhizopus sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Aspergillus niger

-Mucor sp

-Rhizopus sp

 

Jamur  yang tumbuh pada dendeng daging sapi giling   berasal dari penggunaan rempah-rempah, air, udara dan lingkungan tempat pengolahan yang kurang baik sanitasi dan hygiene. Jamur yang tumbuh pada ketiga merk  dendeng daging  sapi giling adalah Aspergillus niger dan  Rhizopus sp.  Sumber kontaminasi  Aspergillus niger  pada dendeng daging sapi giling diduga berasal dari  rempah-rempah yang digunakan untuk membuat dendeng sesuai dengan pendapat Indrawati,dkk. (1999) Aspergillus niger merupakan cosmopolitan di daerah tropis dan subtropis, mudah diisolasi dari tanah, air, rempah-rempah , kapas, buah-buahan, gandum, beras, jagung, tebu, kopi, the serta serasah dedaunan.
Beberapa  jenis Rhizopus hidup sebagai saprofit dan beberapa spesies lain hidup sebagai parasit pada tumbuhan (Lay, 1992). Habitatnya tersebar luas di dunia walaupun lebih sering terdapat pada  daerah yang hangat dan dapat disolasi dari tanah, roti, biji-bijian, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan juga udara. Mucor seringkali ditemukan  dalam tanah, kotoran hewan dan makanan. Mucor banyak terdapat pada sisa-sisa makanan yang banyak mengandung karbohidrat (Pelczar,dkk. 1986; Indrawati,dkk.  1999).
Penicillium sp merupakan jamur yang umum tumbuh pada produk makanan khususnya produk olahan daging. Sesuai dengan pendapat Indrawati,dkk. (1999) bahwa Penicillium sangat umum  terdapat  pada aneka produk pangan seperti buah-buahan, rempah-rempah, aneka produk daging serta bahan pangan yang berkadar air rendah.  Jamur yang dapat menghasilkan racun, umumnya termasuk kedalam jenis Aspergillus,  Penicillium dan Fusarium (Suriawiria. 1985).

KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jamur yang tumbuh pada dendeng daging sapi giling yang di jual di Pasar Ciroyom Bandung adalah  Rhizopus sp, Penicillium sp, Aspergillus niger dan Mucor sp. Dendeng daging sapi giling mudah mengalami kerusakan, karena faktor kadar air dan kontaminasi  dari lingkungan.
Saran :  daging sapi yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan dendeng daging sapi giling sebaiknya menggunakan  daging segar dan proses pembuatan dendeng  harus memperhatikan sanitasi dan hygiene lingkungan agar menghasilkan dendeng daging sapi giling yang tidak cepat mengalami kerusakan.
DAFTAR PUSTAKA
Indrawati  G, Robert A.S,  Karin, Ariyanti dan Iman Santoso. 1999. Pengenalan Kapang Tropik Umum. Edisi Pertama. Diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia. Kerjasama Universitas Indonesia dengan Centralbureau voor Schimmelcultures Baarn. The Netherlands.

Lay, Bibiana W.  1992. Mikrobiologi. Pusat Antar Universitas (PAU) Bioteknologi Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Pelczar, Michael J  dan Chan.  1986. Dasar-Dasar Mikrobiologi I. Diterjemahkan oleh Ratna Siri Hadioetomo, Teja Imas, S Utami Tjitrosomo dan Sri Lestari Angka/ Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Purnomo, H. 1997. Studi Tentang Stabilitas Protein Daging Kering dan Dendeng Selama Penyimpanan. Laporan Penelitian Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang.

Suriawiria, Unus, 1985. Pengantar Mikrobiologi Umum. Penerbit Angkasa Bandung.

Baca juga : Deteksi caliform pada daging sapi giling spesial